Today's Headline

HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Blog Ini

Daerah

Breaking

Kriminal

Politik

Kriminal

Kesehatan

Hiburan

Olahraga

Recent comments

Fashion

News

Food

Sports

Food

Technology

Featured

Videos

Footer Text

Footer Widget 2

Footer 1

Recent News

Popular Posts

Dua Orang Begal Sadis Kerap Beroperasi Dengan Modus Perempuan Dilumpuhkan Polisi

By On Januari 20, 2020





Belawan, (MorisNews) Polsek Medan Labuhan Berhasil dilumpuhkan  Keduanya  pelaku berusaha melawan saat proses penangkapan,Pelaku Dua orang begal sadis yang kerap beroperasi dengan modus perempuan.

`
Kedua pelaku yang berhasil ditangkap petugas adalah KES dan BA, warga Deli Serdang.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Muhammad R Dayan, menjelaskan bahwa, modus yang digunakan kedua pelaku yakni memancing korbannya dengan perempuan di pinggir jalanan sepi. 

Adapun Kronologis Pada saat korban yang mendekati perempuan tersebut langsung disergap para pelaku yang kemudian mengancam korban dan merampas harta benda milik korbannya seperti motor, uang dan ponsel. Selain itu, mereka juga kerap menghadang korban di jalanan sepi," jelasnya. Senin (20/1). 

Dari pengakuan para pelaku, mereka selama ini baru sekali beraksi, namun polisi telah menerima dua laporan korban.


"Aksi kedua pelaku ini bukan hanya sekali, kami duga ada banyak korban lain namun belum melapor," ujar Dayan. 

Dayan menuturkan bahwa salah satu aksi begal mereka yakni di pinggiran jalan Desa Manunggal Labuhan Deli. Pelaku mengancam dan tak segan melukai jika korban melawan. Saat ini, kedua pelaku begal mendekam di balik jeruji sel tahanan Mapolres Pelabuhan Belawan. (Tikha)





Viki Nekat Menjambret, Terlilit Utang Sewa Rumah, Diamankan Polisi

By On Januari 20, 2020






Medan, (MorisNews)  Polsek Medan Kota Berhasil menangkap Palaku kasus terlilit utang sewa rumah dan juga kredit, VH ,30, warga Jalan Pelajar Timur, Kecamatan Medan Denai.



Kanit Reskrim Polsek Medan Kota Iptu M Ainul Yaqin menyampaikan, Viki ditangkap usai aksi jambretnya terekam kamera CCTV, yang kemudian diselidiki hingga identitasnya terungkap. 

"Pelaku saat ini sudah ditahan untuk proses lebih lanjut," ungkapnya kepada wartawan, Senin (20/1/2020).

 Aksi jambret yang diperankan Viki berlangsung pada, Jumat (3/1/2020) sekitar pukul 23.38 WIB. Saat itu, korban Lili Yanti warga Jalan Sungai Lilin Musi, Banyuasin, Sumatera Selatan yang tengah berada di Jalan Karya Bakti, Kelurahan Teladan Barat, Medan Kota didatangi oleh pelaku yang kemudian merampas tas miliknya.



"Setelah itu pelaku melarikan diri dengan menggunakan sepedamotor," jelasnya.


Dimana mendapatkan laporan korban, lanjut, pihaknya,kemudian melakukan penyelidikan. Selanjutnya pada Jumat (17/1/2020) pihaknya mendapatkan informasi tentang keberadan pelaku, setelah sepeda motor Vario 150 warna merah maroon yang digunakannya untuk melakukan aksi kejahatan terekam kamera CCTV.

Selain itu, sambung Yaqin, berdasarkan informasi lain, diketahui bahwa handphone yang berada di dalam tas korban telah mati di seputaran Jalan Pelajar Gang Mawar, Kecamatan Medan Denai. Setelah dilakukan pendalaman di areal matinya handphone korban, tim pun dapat memastikan bahwa pelaku bernama Viki Hadi yang sehari-harinya bekerja sebagai driver ojek online. 

"Sedangkan menurut keterangan warga, pelaku memang belakangan mengalami perubahan pola hidup dan memiliki uang yang banya ketika sedang duduk dan berkumpul bersama teman-temannya," ujarnya.



Setelah itu, Yaqin menyebutkan, jika pihaknya lalu melakukan penggeledahan terhadap pelaku di rumahnya. Dari interogasi yang dilakukan, Viki yang tinggal di rumah orangtuanya itu mengakui perbuatannya.

"Pelaku mengaku khilaf karena ia sedang terlilit hutang sewa rumah dan juga kredit (motor)," ucapnya.

Adapun barang bukti  diamankan berupa sepeda motor Vario 150 warna merah maroon BK 3530 AIY milik pelaku, sebuah helm hitam, dan sisa uang korban sebanyak Rp12.500.000.(Tikha)

Tolak Omnibus Law APBDSU,  Aksi Demostrasi Ke Kantor DPRD Provinsi Sumut Dan Kantor Gubernur Sumut

By On Januari 20, 2020





Medan,(MorisNews) Kebijakan Pemerintah untuk mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi dan untuk mendorong masuknya investor ke Indonesia , akan dilakukan melalui, Omnibus Law atau pembuatan sebuah peraturan perundang-undangan yang ada dengan substansi dan tingkatan berbeda. Omnibus Law yang didengungkan pemerintah Jokowi mencakup 11 Klaster, salah satunya terkait Ketenagakerjaan.




Terkait hal tersebut Kordinator APBDSU Natal Sidabutar didampingi Ketua SPN Anggiat Pasaribu dalam siaran pers nya di Pendopo Lapangan Merdeka Medan, Senin (20/1/2020) siang mengatakan, "Kebijakan Pemerintah melalui Omnibus Law pada bidang ketenagakerjaan yang bertujuan untuk menarik minat investor, sudah dapat dipastikan akan mereduksi (mengurangi, memotong) hak-hak para pekerja/buruh yang telah diatur dalam Undang- undang".


APBDSU menilai bahwa Omnibus Law pada bidang ketenagakerjaan yang dilakukan dengan tujuan untukenatik minat Investor dapat dipastikan akan mereduksi (mengurangi memoyong) hak-hak pekerja /buruh yang selama ini telah diatur dalam undang-undang karena tujuan awal dari Omnibus Law pada bidang Ketenagakerjaan ditujukkan untuk menarik masuknya investor. Sehingga Omnibus Law pada bidang Ketenagakerjaan atau UU Cipta Lapangan Kerja akan dibuat akan bertolak belakang dengan tujuan hukum Ketenagakerjaan itu sendiri, dimana salah satu tujuan dalam mewujudkan kesejahteraan dan meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja dan keluarganya.

Penjelasan pemerintah terkait Omnibus Law kepada pimpinan serikat pekera/ serikat buruh yang disampaikan melalui Teleconfrence oleh Sekretaris Kementerian Kordinator Bidang Perekonomian dan Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial Dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja pada tanggal 17 Januari 2020 tidak menjawab permasalahan pokok yang menjadi kekhawatiran pekerja/ buruh terhadap lahirnya undang-undang Cipta Lapangan kerja (Omnibus Law Bidang Ketenagakerjaan ) tersebut.
Bahwa permasalah pokok yang menjadi kekhawatiran pekerja /buruh dengan lahirnya UU Cipta Lapangan Kerja ini Menyangkut Hilangnya /berkurangnya Uang Pesangon bagi pekeraja/ buruh yang mengalami PHK, Waktu Kerja, Perubahan Status Kerja dari Pekerja tetap menjadi PKWT atau Pekerja Kontrak atau menjadi Pekerja Jam-Jamnua yang memberikan peluang bagi Pengusaha melakukan pada semua jenis dan bidang kerja dan penghapusan Sanksi Pidana, seperti pemberlakuan PKWT saat ini yang hampir disetiap bidang kerja.

Dalam Penjelasan yang disampaikan oleh Sekretaris Kementerian Kordinator Bidang Perekonomian dan Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial Dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Pada Teleconfrence tanggal 17 Januari 2020, pertama menyangkut penerapan upah Skemah upah perjam. Pada jenis pekerjaan tertentu dan jenis pekerjaan baru, menjelaskan bahwa jenis pekerjaan tertentu seperti Konsultan, Pekerja Paruh Waktu. Dimana Pekerja Paruh Waktu dimaksud memberi peluang bagi Pengusaha menerapkan pekerjaan paruh waktu pada semua bidang kerja yang ada dalam satu perusahaan, sebagaimana halnya penerapan jenis pekerjaan yang dapat dibuat dalam Perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) selama ini.

Kedua penjelasan mengenai Pemutusan Kerja (PHK), belum merinci atau belum ada penetapan besaran Pesangon yang akan diberikan Bagi Pekerja/buruh mengalami PHK. Sementara besaran nilai Pesangon sesungguhnya menjadi hal yang sangat krusial yang dipersoalkan Pekerja/buruh. Sehingga besar kemungkinan bahwa nilai besaran Pesangon akan turun dari yang sebwumnya, jika melihat dari Jaminan kehilangan pekerjaan (JKP) yang didengungkan pemerintah, berupa Cash Benefit (Imbalan Tunai), Vocation Training (pelatihan Kejuruan) dan job Placement Access (Akses Penempatan Kerja) yang kita juga belum mengetahui bentuk dari ketiga JKP tersebut.
Ketiga dalam hal waktu kerja, disebutkan bahwa waktu kerja paling lama 8 jam dalam 1 hari , artinya pemerintah memberi ruang bagi Pengusaha untuk memperkerjakan buruh kurang dari 8jam dalam 1 hari. Hal ini tentu akan berdampak pada besaran upah/ pendapatan yang akan diterima oleh pekerja/buruh setiap bulannya dan juga berdampak pada status kerja Pekerja /buruh dalam perusahaan.
Dengan demikian APBDSU menyimpulkan bahwa perlindungan terhadap pekerja/ buruh yang disampaikan pemerintah dalam Omnibus Law atau Undang -Undang Cipta Lapangan Kerja hanyalah sebuah kata pemanis untuk mengelabui Pekerja /buruh , karena ini pemerintah Justru menghapus Sanksi Pidana bagi Pengusaha yang melanggar hak-hak buruh tersebut . Sebagaimana yang telah diatur dalam undang-undang ketenagakerjaan (UU nomor 13 tahun 2003). Penghapusan Sanksi Pidana ini dapat kita lihat pada klester 8 Pengenaan saksi yang menitikberatkan pada penghapusan Sanksi Pidana dan mengedepankan Sanksi administrasi dan atau perdata.
Berangkat dari hal diatas, maka kami serikat pekerja /serikta buruh dan NGO yang tergabung dalam Aliansi Pekerja Buruh Daerah Sumatera Utara (APBDSU) menolak Omnibus Law pada Bidang Ketenagakerjaan (Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja yang merugikan kepentingan pekerja/buruh . Dan sebagai mana bentuk penolakan /perlawanan APBDSU terhadap Omnibus LAW (UU Cipta Lapangan Kerja) yang merugikan Pekerja/buruh tersebut maka APBDSU akan menggelar Aksi Demonstran Ke DPRD Provinsi Sumut Dan Kantor Gubsu pada hari Kamis tanggal 23 januari 2020. Dan untuk itu kami juga menyerukan kepada seluruh pekerja/buruh , khusunya yang ada di Sumatera Utara untuk dapat terlibat dalam aksi demontrasi tersebut dengan senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban.
Kami serikat pekerja /serikat buruh dan NGO yang tergabung dalam APBDSU yang menolak Omnibus Law/UU Cipta Lapangan Kerja antara lain : Serbundo,SBMI Merdeka, SPN Sumut , FSPMI, KSPI Sumur, F. SP. LEM. KSPSI Kabupaten Deliserdang, SBBI, KSBSI Sumut, FSPI KPBI, OPPUK,SBMI SUMUT, SPR Sejahtera.(tikha)

Kapolsek Delitua Lakukan Pengamanan Silahturahmi Masyarkat Karo Kota Medan

By On Januari 19, 2020



Medan,(MorisNews) Kapolsek Delituà AKP Zulkfli Harahap,lakukan Pengamanan pada Pertemuan silaturràhmi masyarakàt Karo Kota Medàn sekitarnyà bersama Bobby Nasution.
     Pàda hari Minggu tgl 19 Januari 2020 pkl 19.30 wib bertempat di Jambur Halilintar jl jamin ginting Medan.

Turut Hadir Acara Tersebut :
      Sekitãr 2000 org komunitas masyàrakat Karo yg tergabung dalam Pemuda Marga Silima yg diketuai oleh Mbelin Brahmana.

Dimana Tema
       Majuah juah..Siturrahmi Masyarakat Karo Mota Medqn sekitarnya dalam rangka Tabun 2020
Karo Bersatu Medan Berseri...

Dalam sambutannya Ketua PMS
Bbelin Brahmana mengatakan  bahwa masyarakat Karo Kota Medan harus peduli dengan masa depan Pimpinan dan Pembangunan Kota Medan dimana  masyarakat Karo pada agenda Politik Kota Medan 2020 akan melaksanakan  Pemilihan Walikota Medan 2020 sehingga walaupun sebagai wakil walikota Medan tapi Masyarakàt Karo yg tergabung dalam Pemuda Marga Silima harus bersatu berperan aktif mendukung calon wakil Walikota Medan 2020 RUSDI SINURAYA, PD Pasar Medan sebagai  Balon Calon Wakil Walikota Medan 2020.(Tikha)

Polsek Delitua Berhasil Menangkap Pelaku Kasus Diduga Pencurian Rumah Iyan Naibaho

By On Januari 19, 2020





Delitua,(MorisNews)Polsek Delituà Berhasil menangkap tersangka bernama .Detro Velantino Ginting Kasus 363 Kdh di Jln. Jahe 14 No. 8 Kel. Mangga Perumnas Simalingkar Kec. M. Tuntungan.Waktu ditangkap, Hari Minggu  Tgl 19Januari 2019 Sekira Pukul 22.00

Dasar:
• LP/1644/K/XII/2019/SPKT/Sek Delta, Tgl 22 Desember 2019.

Pelapor :
An. Iyan S Naibaho


Adapun Barang Bukti :
• 1 Bilah Parang (yg digunakan pelaku Mencongkel Jendela dan Jerejak Jendela).
• 1 Unit Pahat (yg digunakan Pelaku Mencongkel jendela dan Jerejak Jendela).

Dimana kronologis kejadian pada Hari Minggu  Tgl 19 Januari Sekira Pukul 22.00 Wib telah ditangkap krn diserahkan bapaknya an.DISON GINTING anaknya  an.DETRO VALENTINO GINTING  yg diduga telah melakukan pencurian dirumah an.Iyan Naibaho dan pelaku melakukan pencurian bersama dengan Surya Malik Pohan alias Umek (tertangkap)dengan Cara Memanjat Tembok Belakang Rumah Korban dan Mencongkel Jendela dan Jerjak jendela Belakang Rumah Korban.(Tikha)

Kapolsek Sunggal, Safari Rohani Beri Tausiyah & Salat Berjamaah

By On Januari 19, 2020



Medan, (MorisNews)  Kapolsek Sunggal, Kompol H Yasir Ahmadi melaksanakan safari rohani dengan memberikan tausiyah dan Salat Isya berjamaah di Mesjid Raudatusuffah, Jalan TB Simatupang, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, Sabtu (18/1/2020) malam.
Kehadiran H Yasir Ahmadi di mesjid tertua di Kecamatan Medan Sunggal disambut dan diapresiasi jamaah. Sebelum memberikan tausiyah agama, Kapolsek Sunggal memimpin Salat Isya berjamaan sebagai imam.
Dalam tausiyah yang disampaikan, H Yasir Ahmadi mengenakan pakaian dinas lengkap memakai peci, mengajak kepada orangtua bagaimana mengajarkan keimanan kepada anak, agar menjadi anak yang soleh.
Khutbah yang disampaikan orang nomor satu di Mapolsek Medan Sunggal tentang keimanan seorang anak dalam kajian Alquran melalui surat Al Fath mendapat perhatian serius puluhan jamaah dari bapak – bapak dan ibu – ibu di mesjid tersebut.
Selama tausiyah yang disampaikan, H Yasir Ahmadi menyelingi khutbahnya mengajak kepada masyarakat untuk bersama – sama membantunya dalam menjalankan tugas Polri. Ia meminta peran serta masyarakat memberikan informasi dalam memberantas narkoba.
“Mungkin bapak ibu sudah tahu, beberapa hari lalu saya sudang menangkap bandar narkoba bernama Awi di lingkungan ini. Ke depannya, beri saya informasi, agar kita bisa bekerja sama memberantas narkoba,” katanya.
“Kami dari Polsek Sunggal, memiliki tanggung jawab di Kecamatan Medan Sunggal dan Medan Selayang serta Sunggal Deliserdang. Dengan 3 wilayah ini, saya berharap bapak ibu bisa berbagi informasi ke Polsek Sunggal,” tambah H Yasir Ahmadi.
Penutup khutbanya, perwira berpangkat satu bunga emas melati ini mengajak orangtua untuk bersyukur kepada anak yang telah dilahirkan di keluarga untuk bersyukur atas nikmat karunia dari Allah.
Kapolsek Sunggal lahir dari keluarga sederhana ini menceritakan kisah kehidupan keluarganya yang memiliki ekonomi yang terbatas untuk tetap bersyukur dan yakin kepada Allah mencapai cita – citanya. Panutan yang disampaikan menjadi inspirasi bagi jamaah.
“Dalam kajian Alquran yang telah kita telaah ini, siapapun sama di mata Allah. Marilah bersyukur atas nikmat Allah dengan mengajak anak dan orang di sekeliling kita untuk menegakkan salat,” tutup H Yasir Ahmadi dengan memimpin sholawat diikuti para jamaah.
Ketua Badan Kenaziran Mesjid Raudatusuffah, Khazwan mengucapkan terima kasih atas kesediaan waktu Kapolsek Sunggal untuk memberikan menyampaikan tausiyahnya di Mesjid Raudatusuffah.
“Saya mewakili jamaaah mendoakan agar Bapak H Yasir Ahmadi dapat dilancarkan menjalankan tugasnya dan sukses mencapai karirnya serta menjadi tauladan di tubuh Polri. (Tikha)

Polsek Delitua Berhasil Menangkap Kedua Pelaku Kompoltan Pencurian Sepeda Motor

By On Januari 16, 2020




Delitua,(MorisNews) Polsek Delitua berhasil menangkap dua orang komplotan pencurian sepeda motor (curanmor) di Kota Medan. Kedua pelaku yang sudah masuk Target Operasi (TO) tumbang ditembak polisi di kawasan Jalan Bunga Asoka Medan.
Kapolsek Delitua AKP Zulkifli, Selasa (14/01/2020) mengatakan, kedua pelaku masing-masing, Maulana Zikri (30) warga Sri Gunting, Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal dan Fuji Astono (40) warga Karya Budi, Kecamatan Medan Johor. “Keduanya yang diburu dan ditembak itu atas laporan korban Namora Sitompul (47) warga Jalan Jamin Ginting, Gang Beras Munte Medan. Korban kehilangan 1 (satu) unit sepeda motor Vario tanpa plat di teras rumahnya pada tanggal 26 Oktober 2019 lalu,” ucapnya.
Dia mengaku, kedua pelaku ini sudah melakukan pencurian sepeda motor sebanyak 10 kali di berbagai daerah Kota Medan. Karena itu, keberhasilan ini juga memberikan semangat kepada petugas untuk menciptakan suasana aman di masyarakat. Kata dia, para pelaku diketahui berada di Jalan Bunga Asoka itu untuk menunggu calon pembeli. Sehingga petugas pun yang sudah mengetahui ciri-ciri pelaku itu langsung menyergapnya.
“Saat ditangkap keduanya melawan dan diberikan tindakan tegas terukur untuk melumpuhkan kedua tersangka tersebut. Tersangka sudah dijebloskan ke penjara Polsek Delitua,” tandas mantan Kanit Reskrim Polsek Helvetia ini. Dari tersangka petugas menyita satu unit sepeda motor Vario tanpa plat dan satu buah kunci T. (Tikha)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *