Today's Headline

HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Blog Ini

Daerah

Breaking

Kriminal

Politik

Kriminal

Kesehatan

Hiburan

Olahraga

Recent comments

Fashion

News

Food

Sports

Food

Technology

Featured

Videos

Footer Text

Footer Widget 2

Footer 1

Recent News

Popular Posts

 Kapolres Pelabuhan Belawan Bersama  TNI Polri  Pimpin Upacara Pelepasan Tim Renang dan Dayung Batalion Marhanlan I

By On Oktober 16, 2019





Belawan, (MorisNews)  Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH.MH memimpin upacara bersama TNI-Polri dalam rangka pelepasan tim renang dan dayung Bataliyon Marhanlan 1 Belawan ke ajang olahraga bergengsi di Lampung yang berlangsung di Mako Polres Pelabuhan Belawan, Rabu pagi (16/10/2019).

Dalam upacara tersebut,  Kapolres Pelabuhan Belawan beserta jajarannya turut ditepungtawari para peserta tim renang dan dayung dari Bataliyon Marinir.

Usai kegiatan upacara gabungan yang berjalan dengan hikmad tersebut seluruh personil Marinir dan Polres mengelar kegiatan serapan bersama di halaman Mako Polres Pelabuhan Belawan dengan duduk bersilah dan berbaur dengan ke akraban.

Bahkan sebagai bentuk kepedulian Sinergisitas TNI-Polri tersebut, Kapolres memberikan tali asih bagi para peserta lomba agar nantinya para peserta lebih bersemangat lagi.





Kepada wartawan, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis mengatakan, kegiatan apel upacara bersama ini sebagai bentuk kesolidan dan sinergisitas antara TNI-Polri untuk NKRI.

Kita berharap tim olahraga renang dan dayung yang akan diberangkatkan ini lebih bersemangat lagi dalam bertarung di Lampung nantinya dapat berprestasi serta pulang dengan selamat.

Sementara itu, Danyon Marinir Letkol (Mar) James Munthe mengucapkan terimakasih yang sebesarnya pada Kapolres Pelabuhan Belawan yang telah bersedia memfasilitasi kegiatan pelepasan tim dayung dan renang personil Marinir pada ajang HUT Marinir pada tanggal 15 November 2019 nantinya yang dipusatkan di Lampung.

"Kegiatan ini merupakan bentuk sinergisitas TNI -Polri serta TNI khususnya Marhanlan 1 siap mendukung kinerja kepolisian dalam rangka mewujudkan Kamtibmas untuk NKRI," cetus Letkol Marinir James Munthe mengakhiri. (Tikha)

Team Pegasus Polsek Medan Area Berhasil Melumpuhkan  Kaki Kedua Otak Pelaku Becak Hantu

By On Oktober 16, 2019




Medan, (Morisnews) Team Pegasus Polsek Medan Area  Berhasil dilumpuhkan  kedua Kaki Otak Pelaku, Dimana  sempat viral dimedia sosial sehingga membuat  masyarakat takut. 



Adapun Otak pelaku becak hantu ini ialah bernama Samuel Simarmata alias Kopral (20). Kopral ditembak kedua kakinya oleh Team Pegasus Polsek Medan Area, karena berusaha melakukan perlawanan saat dilakukan pengembangan, Sabtu (12/10/2019) sore.



Kopral yang merupakan warga Jalan Tangguk Bongkar VI, Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Denai, ternyata sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) karena salah satu penyandanga dana dalam becak hantu tersebut.


Kapolsek Medan Area Kompol Anjas Asmara Siregar, S,Sos MH, melalui Kanit Reskrim Iptu ALP.Tambunan SH MH, kepada wartawan, Selasa (15/10/2019) mengatakan" Tersangka kita buru selama tiga bulan lamanya. Disitu, kita terus memburu tersangka sampai dapat. Akhirnya tersangka yang merupakan otak pelaku becak hantu, berhasil kita tangkap" Ujarnya.

Tambunan menjelaskan, saat tersangka diamankan kita menemukan kunci letter T dari kantong Kopral. Lalu kita melakukan penggeledahan dirumah Kopral. Dirumah Kopral, kita juga menemukan kembali tang potong besi, gunting seng, kunci L beserta pakaian tersangka Kopral.

Begitu juga, Kopral dan tersangka berinisial IDA (DPO) saat terekam CCTV melakukan pencurian di Jalan Wahidin dan Jalan Kijang, Medan" Jelas Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu ALP.Tambunan SH MH.

Tambunan menerangkan."  Saat dilakukan pengembangan untuk mencari barang bukti sepeda motor dan hasil kejahatan lainnya, tersangka Kopral berusaha melawan petugas dan mencoba melarikan diri. Sehingga, Tim melakukan tembakan peringatan sebanyak tiga kali ke atas. Karena tersangka tidak mengindahkan, terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur dangan menembak ke arah kaki kiri dan kaki kanan tersangka" Ucapnya

Dari hasil interogasi, sambung Tambunan lagi, tersangka Kopral sudah melakukan pencurian kendaraan bermotor di wilkum Polrestabes Medan sebanyak 49 kali di antaranya 10 kali dengan menggunakan ‘becak hantu.


Semua unit sepeda motor yang dicuri tersangka telah dijual kepada seorang penadah yang hingga kini masih diburu.

Barang bukti yang disita berapa satu kunci letter T, tang potong besi, gunting seng, kunci L, dan pakaian tersangka,” Tegas Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu ALP. Tambunan SH MH.

Tambunan menyebutkan, kini tersangka sudah dijebloskan ke sel tahanan sementara Polsek Medan Area, sambil menunggu berkas perkaranya siap dilimpahkan ke kejaksaan.


 Atas perbuatanya, tersangka terjerat Pasal 365 (1) KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukum sembilan tahun penjara" Beber Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu ALP.Tambunan. (Tikha)

Satreskrim Polres Belawan Berhasil Menangkap Bajing Viral Di Medsos Di Pelabuhan Raya Belawan

By On Oktober 16, 2019




Belawan, (MorisNews) Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Belawan berhasil membekuk tiga kawanan bajing loncat Rabu (16/10/2019).
Polisi tidak terlalu sulit melacak mereka, lantaran aksi kawanan bajing loncat tersebut direkam seorang warga pengguna jalan hingga viral di media sosial saat beraksi di jalan Raya Pelabuhan Belawan, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan tepatnya di depan PT SMART beberapa jam yang lalu.
Ketiga tersangka yakni, Imanuddin Nasution (39) warga jalan Kapten Rahmadbuddin, Kecamatan Medan Marelan, Yunus Bangun (21) warga pasar V martubung, Muhammad Ihsan (25) warga gang Selebes paluh perta Belawan.
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan mengatakan dalam press releasenya. sebenarnya tersangka ada ampat, yang satu lagi sedang buron dan mereka adalah residivis. Penangkapan tiga tersangka ini cuma makan waktu hanya tiga jam,” kata perwira berpangkat melati dua dipundaknya itu. Sisa barang bukti yang berhasil disita pihak kepolisian dua batang besi WNP yang sudah dipotong pendek.
Tersangka dijerat dengan pasal 363 ayat 1 Subs 362 KUHPidana dengan ancaman lima tahun penjara pungkasnya. (Tikha)

Satlantas Polres Pelabuhan Belawan Menggelar Ops Zebra Toba 2019

By On Oktober 15, 2019






Belawan, (MorisNews) Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Pelabuhan Belawan akan menggelar Operasi Zebra Toba 2019.

Kegiatan tersebut, dilaksanakan selama beberapa hari kedepan sampai November 2019.

Operasi Zebra ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan dan tertib administrasi pengemudi dan kendaraan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.

Saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan singkat WhatsApp, Kapolres Belawan AKBP Ikhwan melalui Kasat Lantas Polres Belawan AKP MH Sitorus menjelaskan." Dioperasi ini kami akan memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan. Surat kendaraan yang dimaksud berupa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) atau Surat Izin Mengemudi (SIM) serta pengesahan kendaraan,” terang Kasat Lantas Polres Belawan, Senin (14/10/2019).

Selain itu kata dia (AKP MH Sitorus), kami juga mengincar pelanggaran yang berpotensi fatalitas kecelakaan lalu lintas.

"Misalnya, tidak gunakan seatbelt, tidak pakai helm dan lain-lain.Tujuan operasi ini dalam rangka membangun budaya tertib lalu lintas ," ucap Perwira berpangkat Balok Kuning tiga itu.

Oleh sebab itu, menjelang operasi ini dihimbau seluruh pengendara untuk segara melengkapi surat-surat kendaraan dalam berkendara nantinya.

“Cek kelengkapan surat kendaraan dan jangan lupa bayar pajak kendaraan ketika menunggak,” imbuh MH Sitorus.

Untuk diketahui, dasar hukum Operasi Zebra ini, terdapat di UU Nomor 8 Tahun 1981, UU Nomor 2 Tahun 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Lalu, UU Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. (Tikha)

Kapolres Pelabuhan Belawan  Giat Bhakti Sosial dan Bantu 5 Anak Yatim

By On Oktober 15, 2019






Medan, (MorisNews) Perihal kondisi anak yatim nyaris terlantar akhirnya mendapatkan bantuan dari Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP.Ikhwan Lubis SH.MH beserta jajarannya.

Tatkala sifat kasih sayang pada anak yatim kembali diberikan Kapolres Pelabuhan Belawan tanpa pamrih dalam giat bhakti sosial bersama Saharuddin selaku ketua KSJ (Komunitas Sedekah Jumat ) terhadap 5 orang anak yatim yang dikabarkan ditinggal ibunya pergi ke Malaysia.

Ironisnya kedua anak yatim yakni Azhara Septiana (5 tahun) dan Aulia Meiliana (3 tahun) yang ditinggal ibunya bernama Nur Arista terpaksa merantau bekerja di Malaysia dititipkannya pada Novi Asnita (32) seorang janda anak 3 yang hidupnya memprihatinkan mengandalkan pekerjaan hanya sebagai tukang ojek sayur di pasar Titipapan Kecamatan Medan Deli.

Ironisnya salah seorang anak yatim bernama Azhara Septiana menderita sakit kelenjar dibagian lehernya ingin berobat namun tak memiliki uang maupun BPJS.

Akantetapi beban derita yang ditanggung keluarga Bu Murni dan Bu Novi sebagai pengasuh anak yatim beralamat rumah komplek PTPN 4  di Lingkungan 6 Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan ini berkurang tatkala mendapatkan uluran tangan dari Allah SWT lewat adanya bantuan dan pertolongan dari Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP.Ikhwan Lubis beserta jajarannya didampingi Kasat Binmas Kompol H.Justar Purba SH, Pak Arjun dan I.R.Sinaga yang memberikan bantuan sedekah bahkan akan menyantuni para anak yatim setiap bulannya tersebut.

"Tak ada yang bisa saya ucapkan selain berterimakasih pada Pak Kapolres Pelabuhan Belawan yang telah peduli pada kehidupan kami ini, Kami sekeluarga hanya bisa mendoakan semoga Pak Kapolres beserta jajarannya senantiada dilimpahkan rezeki, sukses, cepat naik pangkat dan sehat selalu dalam lindungan Allah SWT," ucap Bu Novita Asnita ibu dari 3 anak yatim tersebut saat terima sedekah bahan makanan dan tali asih dari Kapolres Pelabuhan Belawan tersebut.

Lebih lanjut Janda anak 3 ini menuturkan kalau kelima anak yatim yang diurusnya tersebut masing-masing bernama Safreti (9), Safira (8), Safiyah (3,6) yang merupakan anak kandungnya sedangka dua anak yatim  dari Nur Arista Dona masing -masing Azhara Septiana (5) dan Aulia Meiliana (3).

Bahkan secara spontan sebagai ungkapan tanda terima kasih atas kunjungan dan adanya bantuan tersebut.

Keluarga Bu Murni dan Novita Asnuta memberikan seekor ayam Kampung peliharaan mereka kepada Pak Kapolres Pelabuhan Belawan.Setelah diterima selanjutnya pemberian ayam itu kembali diserahkan Kapolres Pelabuhan Belawan pada Bu Murni dan Bu Novi untuk diternakan kembali.

Pada kesempatan kunjungannya kerumah orangtua asuh 5 anak yatim  itu, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP.Ikhwan SH.MH mengaku sangat prihatin melihat kondisi kelima anak yatim yang masih kecil bahkan ada seorang anak yang sedang mengalami sakit hingga tak mampu lagi bersekolah di TK.

Kapolres Pelabuhan Belawan juga berencana akan membawa berobat anak yatim tersebut ke rumah sakit bila kondisi sakitnya memburuk bahkan menangung biaya makan minum anak yatim tersebut setiap bulannya.Ungkap Kapolres Pelabuhan Belawan sembari memberikan tali asih dan bahan makanan pada keluarga pengasuh anak yatim tersebut.

"Tak bisa ku bendung bulir air mataku ketika seorang Kapolres dan jajaran nya mengusap lembut kepala 5 anak yatim itu.

Terimakasih banyak Pak Ikhwan Lubis, semoga Allah membalas kebaikan Bapak dan semoga Bapak, jajaran dan kawan jurnalis yg peduli selalu dimudahkan rezeqi nya oleh Allah SWT, ungkap Ketua PMMU Bung Saharuddin saat mendampingi giat bhakti sosial dari Kapolres Pelabuhan Belawan beserta jajarannya tersebut. (Tikha)

Polsek Sunggal Gelar Patroli Skala Besar Dan Hunting, Diamankan  8 Sepeda Motor Tanpa Dokumen dan 2 Tersangka Narkoba

By On Oktober 15, 2019





Medan, (MorisNews) Dalam rangka mengantisipasi aksi balapan liar, Pelaku Kejahagan 3C dan Penyakit Masyarakat, personil Polsek Sunggal melaksanakan giat Patroli Skala Besar dan Hunting di Wilayah Hukum Polsek Sunggal, Minggu (13/10/2019) Pukul 01.30 Wib s/d selesai.

Pelaksanaan kegiatan diikuti langsung Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi, SH, SIK, MH didampingi Kanit Reskrim Iptu Syarif Ginting, Para Panit, beserta 20 Personil Polsek Sunggal dibantu 30 Personel Sat Sabara Polda Sumut

Sebelum melaksanakan kegiatan, dilakukan apel Personel Polsek Sunggal dan Personel Sat Sabhara Polda Sumut dengan jumlah keseluruhan sebanyak 50 orang. Apel Kesiapan Patroli Sekala Besar dipimpin oleh Pawas Iptu Syarif Ginting, guna memberi pengarahan terkait fungsi masing-masing Personel, bertempat di Mako Polsek Sunggal, sekira pukul 01.30 wib.

Usai apel, para personel bergerak melaksanakan Patroli Sekala Besar dan Hunting dengan mengendarai 2 Unit Mobil Patroli, 15 Unit Sepeda Motor Dinas Sat Sabhara dan 1 Unit Mobil Tim Pegasus Unit Reskrim.

Adapun Route Pelaksanaan Patroli dan Hunting diantaranya, Jalan TB. Simatupang, Jalan Bunga Raya, Jalan Ring Road, Jalan Pasar 1 Setia Budi, Jalan Ngumban Surbakti, Jalan Sunggal, Jalan Abadi, Simpang Pemda, Jl Kapten Sumarsono dan Jl Lembaga Pemasyarakan.

Sekira pukul 04.00 wib, giat Patroli Sekala Besar dan Hunting usai dilaksanakan dengan hasil mengamankan Sebanyak 8 (Delapan) Unit sepeda Motor Tanpa Dokumen yang sah, terdiri dari, Honda beat BK 6266 AEP, Honda Supra BK 5334 FY, Honda PW BK. 6068 DR, Honda Astrea BK 5174 ED, Vespa BK 5782 AH, Honda Beat BK 5406 ACL, Honda BK 4879 VU, Honda Beat BK 4640 ADL, Mio BK 3157 ADF, RX King BK 1283 YV, Vega R BK 5965 UJ, dan Honda Supra X BK 6001 ABM. Barang bukti Sepeda Motor selanjutnya diboyong ke Mapolsek Sunggal guna  dilakukan pendataan lebih lanjut

Selain mengamankan sejumlah sepeda motor, petugas juga mengamankan 2 (Dua) orang Laki-laki berinisial MI dan JAS yang Kedapan membawa (memiliki) Narkoba Jenis Ganja Kering sebanyak 1 Linting. Guna penyidikan lebih lanjut, kedua orang tersangka dilimpahkan ke Sat Narkoba Polrestabes Medan. 

Petugas juga mengamankan 9 orang laki-laki, yang diduga sebagai anggota genk motor masing-masing berinisial, AND (19), DAN (17), B (20), ER (17), CAN (19), BAG (16), BAI (16), AN (16) dan SSI (21), keseluruhan diamankan dari 3 lokasi berbeda yakni, 3 (tiga) orang di amankan di Jl. TB. Simatupang Simpang Sunggal, 3 (tiga) orang di amankan di Jln. Pinang Baris depan SPBU, 3 (tiga) orang diamankan di Jl. Flamboyan Raya Simpang Pajak Melati.

Namun dari hasil pemeriksaan kesembilan orang remaja yang diamankan tersebut tidak terbukti sebagai pelaku tindak pidana, dan selanjutnya dikembalikan kepada keluarga masing-masing untuk dibina. Secara Keseluruhan Rangkaian kegiatan berjalan lancar dan aman. (Tikha)

Polsek Patumbak Berhasil Mengamankan 2 Tersangka Spesialis Pencuri ECU Komputer Mobil

By On Oktober 15, 2019




Medan, (MorisNews) Dua tersangka spesialis pencuri ECU komputer mobil diringkus Unit Reskrim Polsek Patumbak dari kediamannya masing-masing, Minggu (13/10/2019) malam. Adapun keduanya yakni, M Darmawi alias Aceh (30) warga Jalan Balai, Desa Marindal II dan Benny Hasibuan alias Benny (43) warga Jalan Pertahanan Gang Jati, Kecamatan Patumbak.

Kapolsek Patumbak, AKP Ginanjar Fitriadi didampingi Kanit Reskrim, Iptu Gindo Munurung kepada wartawan, Senin (14/10/2019) mengatakan, penangkapan kedua tersangka dari adanya laporan korban bernama Alfian. Dalam laporannya Korban mengaku kehilangan 1 unit ECU komputer mobil, saat terparkir di depan rumahnya.

“Dari rekaman cctv kita berhasil mengidentifikasi identitas kedua pelaku, hingga berhasil kita tangkap. Dari pemeriksaan tersangka juga mengakui perbuatannya", ungkap Ginanjar.

Ginanjar menambahkan, menurut keterangan para warga, tersangka Aceh sudah sangat sering melakukan pencurian dikawasan tersebut.

“Jadi warga sudah sangat resah dengan aktivitas tersangka yang kerap mencuri. Setelah mengetahui identitas para pelaku, petugas langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkapnya", beber Ginanjar.

Lebih lanjut Ginanjar menuturkan, dalam melakukan aksinya kedua tersangka mempunyai peran masing-masing. Tersangka Aceh bertindak sebagai pengeksekusi mobil korban, sementara tersangka Beny standby di sepeda motor.

Ginanjar mengaku pihaknya masih mendalami sepak terjang kedua tersangka dan menghimbau kepada masyarakat untuk melaporkan bila pernah menjadi korban.

“Para tersangka mengaku sudah empat kali melakukan aksinya, namun sejauh ini baru 1 Laporan Polisi (LP) yang kita temukan. Tersangka kita jerat Pasal 363 KUHPidana Dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara", pungkas AKP Ginanjar.(Tikha)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *