Today's Headline

HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Daerah

Breaking

Kriminal

Politik

Kriminal

Kesehatan

Hiburan

Olahraga

Recent comments

Fashion

News

Food

Sports

Food

Technology

Videos

Footer Text

Footer Widget 2

Recent News

Popular Posts

Polsek Medan Kota Ringkus Wanita Kurir Narkoba Bawa 400 Butir Pil Ekstasi

By On Januari 20, 2021

 

 Medan - Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Unit Reskrim Polsek Medan Kota berhasil mengungkap peredaran narkoba jenis pil ekstasi, dengan mengamankan seorang wanita dikawasan Jalan Teratai, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Sabtu (02/01/2021) sekira pukul 16.30 WIB.

Adapun tersangka yang diamankan yakni Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial Y (40), warga Jalan Medan Binjai Km 16, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.

Tersangka  disinyalir berperan sebagai kurir. Saat diamankan didapat barang bukti satu bungkus plastik berisi 400 butir pil ekstasi dan satu unit sepeda motor di Jalan Teratai Kelurahan Sari Rejo Kecamatan Medan Polonia.

“Ketika diintrogasi,  tersangka mengakui perbuatannya, tersangka mengaku mendapat barang haram tersebut dari seorang laki laki yang tidak dikenal. Tersangka mengakui disuruh mengambil barang tersebut oleh temannya berinisial AR", jelas Waka Polrestabes Medan, AKBP Irsan Sinuhaji didampingi Kapolsek Medan Kota, Kompol Rikki Ramadhan dan Kanit Reskrim, Iptu Ainul Yaqin dalam siaran persnya di Mapolsek Medan Kota, Selasa (19/01/2021).

AKBP Irsan menambahkan, penangkapan tersebut berawal dari adanya informasi masyarakat yang menyebutkan akan ada transaksi narkoba di tempat kejadian perkara (TKP), kemudian personil langsung melakukan penyelidikan dan ketika itu melihat seorang wanita sedang menaiki sepeda motor Honda Revo BK 5549 ABQ.

“Tidak mau kehilangan jejak, Personil kita langsung mengikuti tersangka dan menghentikannya. Dari hasil penggeledahan ditemukan satu plastik dibungkus kertas diduga narkotika jenis pil ekstasi", ungkap AKBP Irsan.

"Tersangka AR masih kita kejar, sementara itu atas perbuatannya tersangka Y dijerat dengan, UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun kurungan penjara", tandasnya. (R)

Polrestabes Medan Ringkus Sindikat Narkoba Antar Provinsi, 4 Tersangka dan 415 Gram Sabu di Amankan

By On Januari 20, 2021

 

 Medan - Satres Narkoba Polrestabes Medan berhasil menangkap empat pelaku penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu di kawasan Jalan Gatot Subroto, tepatnya di hotel Serena Anggrek Medan Sunggal, Rabu (20/1/2021) dinihari. Para tersangka yang diamankan ini disinyalir jaringan narkotika antar provinsi yakni, Aceh – Medan – Jawa – Sulawesi. 

Dari penangkapan yang dilakukan petugas menyita barang bukti narkoba jenis sabu seberat 415 Gram, dua pasang sandal, enam ponsel bermacam merek dan satu buah tas.

Keempat bandar dan kurir yakni, Iswanda (23), Tarmizi (24), Muhammad Ikhsan (22) dan Syarboini (20) warga Kabupaten Aceh Utara.

Wakapolrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji didampingi Kasat Narkoba Kompol Oloan Siahan, Wakasat Narkoba Kompol Doly Nelson Nainggolan serta Kanit Idik I AKP Paul Simamora mengatakan, pengungkapan yang dilakukan pada Rabu tanggal 20 Januari 2021 sekitar pukul 00.30 WIB, petugas Satuan Narkoba Polrestabes Medan melakukan penangkapan terhadap empat tersangka tepatnya di kamar 201 – 202 dan berhasil menyita narkotika jenis sabu – sabu seberat 415 gram, yang ditemukan di bungkusan plastik dari dalam sandal yang sudah dimodifikasi. Kemudian dua bungkus plastik yang berisikan narkotika jenis sabu – sabu dari dalam tas ransel.

Selanjutnya dari hasil interogasi kepada keempat tersangka mengaku barang bukti itu diterima dari bandar besar berinsial POP dan akan dibawa ke Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara dengan imbalan Rp.12 juta.

“Imbas dari perbuatannya Keempat tersangka melanggar Pasal 114 Ayat 2 Subs 112 Ayat 2 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman 20 tahun penjara”, tandas wakapolrestabes Medan. (Kha)

Polda Sumut Akan Tindakan Tegas Penyebar Hoaks Vaksinasi Covid-19

By On Januari 20, 2021

 

 Medan - Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto telah memerintahkan kepada para Kasatgas Ops Aman Nusa II untuk menindak tegas pelaku penyebaran berita bohong atau hoaks, terutama terkait vaksinasi Covid-19.

Menanggapi hal ini, Kapolda Sumatara Utara Irjen Pol Martuani Sormin melalui Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Hadi Wahyudi menyebutkan, pihaknya siap mendukung keseriusan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis dalam menangani kasus penyebaran berita bohong atau hoaks, terutama terkait vaksinasi Covid-19.

"Kita (Polda Sumut) siap mendukung," sebut dia, Senin (19/1/2021). 

Dia menegaskan, pihaknya sendiri tidak segan-segan menindak pelaku penyebaran berita bohong atau hoaks, terutama terkait vaksinasi Covid-19. "Kita akan tindak tegas," jelasnya. 

Untuk itu, ia meminta kepada masyarakat untuk tidak menyebar pemberitaan bohong atau hoax khususnya tentang vaksinasi Covid-19. "

Ia menyebutkan, sebaiknya masyarakat yang menerima informasi khususnya terkait vaksinasi Covid-19 agar terlebih dulu dicerna terlebih dulu. "Jangan cepat menerima dan menyebar info-info yang sumbernya tidak jelas," aku dia. 

Seperti diketahui, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tak akan segan-segan menindak pelaku penyebaran berita bohong atau hoaks, terutama terkait vaksinasi Covid-19. Keseriusan ini dilihat dari perintah langsung Kabaharkam Polri sekaligus Kepala Operasi Terpusat (Kaopspus) Aman Nusa II Penanganan Covid-19, Komjen Pol Agus Andrianto, kepada para Kasatgas Ops Aman Nusa II, Senin (18/1/2021). 

Pilkada Berjalan Lancar dan Aman, Kapolda Sumut Terima Piagam Penghargaan dari KPU Provinsi Sumut

By On Januari 20, 2021

 Medan - Kapolda Sumut Irjen Pol.Drs. Martuani Sormin M.Si menerima Silaturrahmi dan Audiensi dari KPU Provinsi Sumut bertempat di Ruang Perjamuan Lt. II Mapolda Sumut, Jln. SM. Raja Km. 10,5 Medan. Selasa (19/01/2021).

Kapolda Sumut, Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si turut di dampingi Karo Ops Polda Sumut, Dir Intelkam Polda Sumut dan Dirreskrimum Polda Sumut menyambut Ketua KPU Sumut, Bpk. Herdensi, Sekretaris KPU Sumut, Bpk. Irwan Suhdi, Kabag Hukum KPU Sumut, Bpk. Maruli dan Anggota KPU Sumut.

Penyampaian Kapolda Sumut Dalam silaturrahmi dan audiensi ini mengatakan, Sebagai perwakilan rakyat Sumut mengucapkan terima kasih kepada KPU Provinsi Sumut yang telah menyelenggarakan Pilkada 2020 dengan baik.

"Prestasi yang saat ini kita raih dalam penyelenggaraan Pilkada 2020 adalah proses pemungutan suara di 4 Kab. Pulau Nias berjalan dengan aman dan baik. Sayangnya tidak ada awak media yang mempublikasinya dan Peningkatan kontribusi pemilih di Sumut yang meningkat dari 21% menjadi 47% juga merupakan prestasi bagi kita semua," ujarnya.

Kapolda Sumut juga menjelaskan, "terkait situasi kamtibmas di Sumut, Polda Sumut menindak tegas, keras, tepat, dan terukur, kepada para pelaku penyalahgunaan narkotika, begitu juga dengan para pelaku kejahatan begal", tandas Kapoldasu 

Kemudian  Ketua KPU Provinsi Sumut juga mengucapkan, terima kasih kepada bapak Kapolda Sumut beserta anggota yang telah berkontribusi penuh dalam mengamankan pelaksanaan Pilkada serentak 2020 di Provinsi Sumut. Selain itu juga tujuan kedatangan KPU Sumut adalah, pemberian Piagam Penghargaan oleh KPU Provsu kepada Kapolda Sumut atas dukungan pelaksanaan Pilkada Sumut.

Dukung "Opan" Anak Tebingtinggi Ikut The Next Influencer Di ANTV

By On Januari 18, 2021

Tebingtinggi,-Acara The Next Influencer yang tayang di ANTV setiap Jumat pukul.20.00 setiap Minggunya, sudah memasuki babak eliminasi.

Dua peserta yang memperoleh Voting terendah, setiap Minggunya akan tereleminasi berdasarkan penilaian para dewan juri.

Memasuki babak 18 besar Minggu ini, ada Youtuber anak Tebingtinggi ikut The Next Influencer tersebut yakni Taufan Iqbal Kurniawan alias Opan-Badai.

Lulusan SMPN I dan SMAN I Tebingtinggi ini, berhasil masuk The Next Influncer, melalui perjalanan yang cukup panjang, dengan menyisihkan yuotuber lainnya.

Untuk bisa terus lolos ke babak berikutnya, Taufan Iqbal Kurniawan, mengharapkan dukungan melalui Vote yang dibuat melalui aplikasi Rans Entertaiment setiap harinya,  dimulai dari minggu hingga jumat malam.

Dan pada jumat malam vote ditutup akan dilihat siapa yang memperoleh vote terendah. Selanjutnya dibuka kembali minggu dan ditutup jumat malam, begitulah seterusnya selama 16 minggu, yang saat ini para yuotuber dalam karantina panitia, selama 4 bulan.

Mari kita dukung anak Tebingtinggi ini dengan cara :

1. Download Rans Entertainnent di Play Store...HP kamu.

2. Pilih Daftar Sekarang

3. Lanjutkan dengan Google

Muncul The Next Influencer

4. Pilih..Vote Now. Cari nama Taufan Iqbal Kurniawan, klik, lalu Vote Taufan Iqbal Kurniawan (1 Vote). Jika selesai, pilih profil (di kanan bawah)...keluar..keluar..

Masuk lagi dengan pilih Daftar Sekarang

Lanjutkan dengan FB. Muncul The Next Influencer.pilih..Vote Now...Cari nama Taufan Iqbal Kurniawan, klik...Vote Taufan Iqbal Kurniawan (1Vote).

Vote digunakan hanya satu hari sekali, dan dilakukan setiap harinya. Satu vote kalian sangat berarti bagi Opan. Keberhasilan Opan akan membawa nama Kota Tebingtinggi, sebagai anak muda yang kreatif, juga sebagai motivsi untuk membangkitkan semangat kawula muda.(indra)

Diduga Tembok Penahan Tanah Desa Sibarau Sipispis Asal Jadi

By On Januari 17, 2021

 

Sergai,- Morisnews

Pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Desa Sibarau, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai, dari anggaran Dana Desa (DD) diduga pengerjaannya asal-asalan dan tidak sesuai dengan (RAB) konstruksi bangunan, akibatnya bangunan yang usianya hanya dalam hitungan bulan kini telah roboh dan menjadi perbincangan warga masyarakat setempat.

Seperti yang di sampaikan warga setempat yang tak mau dimediakan namanya Senin (11/1/2021) bahwa Tembok Penahan Tanah (TPT) yang dikerjakan Pemerintah Desa (Pemdes) diduga ada "mark,up anggaran, karena dalam pekerjaan baru dibangun sudah hancur, masyarakatpun belum merasakan adanya proyek Pembangunan Tembok Penahan Tanah sudah roboh sepanjang kurang lebih 30 meter.


Tembok Penahan Tanah (TPT) tersebut dibangun menggunakan sumber dana dari Dana Desa (DD) TA 2020, sebesar kurang lebih Rp. 237.508.100 juta, Namun kondisi saat ini sudah roboh.

”Robohnya bangunan (TPT) yang dibangun didusun satu, Desa Sibarau diduga tidak sesuai rencana anggaran biaya (RAB), dan terkesan asal jadi” Pembangunan TPT panjang Volume 210 meter, kurangnya perencanaan yang matang, membuat pekerjaan pembangunan (TPT) tersebut sudah roboh, adanya pembangunan (TPT) di Desa Sibarau Dusun satu, jadi perbincangan masyarakat dikarenakan bangunan tersebut belum shatrima sudah hancur, ucap warga, yang tidak mau di sebut namanya dimedia.

Langsung hari itu Senin (11/1/2021) juga awak media bergegas menuju ke Kantor Desa yang tak terlalu jauh dari Proyek TPT di Dusun satu, Desa Sibarau, Kades tidak ada di Kantor, awak media bertemu dengan Periyugo sebagai sekdes, awak media memitak no hp Kades, jawab sekdes, no hp Kades jarang aktif sebutnya. Sekdes Periyugo mengatakan pada awak media, jumpai aja Asmanto dia tim pengelola kegiatan TPK, ni ada sama saya no hp nya, sepertinya Sekdes Periyugo menolak untuk di Konfirmasi tentang Proyek TPT di Dusun satu, Desa Sibarau oleh awak media.

Rabu 13/1/2021 pukul 10.30 awak media menghubung Asmanto TPK melalui hp seluler, TPK bersedia di Konfirmasi tentang pembangunan Proyek yang ada di Dusun satu Sibarau, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai. 

Lanjut Asmanto TPK mengatakan, tentang Pembangunan TPT did Dusun satu, Desa Sibarau, di bangun sekitar bulan 11. Sebelum pengerjaan TPT dua minggu cuaca masi bagus, setelah di kerjakan TPT hampir setiap hari hujan terus,  malam hujan sampai pagi, berhenti pagi, siang hujan, berhenti siang, sore hujan. Maka Proyek TPT yang masi dalam pengerjaan pengecoran belum sepat mengering atau mengeras sudah terguyur hujan, maka pembangunan TPT menjadi rapu akibat cuaca tak mendukung, ungkapnya.

Kegiatan Proyek TPT di Dusun satu, Desa Sibarau yang miris pembangunanya, dari pihak Desa sudah membuat laporan  ke Kabupaten Serdang Bedagai, tentang Pembangunan Proyek TPT yang roboh. Asmanto TPK mengatakan pada media, Kades Yanto, pernah mengatakan pada warga, akan di bangun ulang  pembangunan Proyek TPT yang roboh itu dalam waktu dekat ini, kita lihat kondisi cuacanya, sebut TPK. (Indra)

Satres Narkoba Polrestabes Medan Gagalkan Peredaran 29, 9 Kg Sabu, Satu Tersangka di Tembak Mati

By On Januari 14, 2021

 

 Medan - Satres Narkoba Polrestabes Medan berhasil menggagalkan peredaran gelap narkoba jaringan Medan – Aceh – Pulau Jawa. Dari pengungkapan yang dilakukan petugas menangkap empat orang tersangka, satu diantaranya tewas ditembak dan menyita barang bukti narkoba jenis sabu seberat 29,9 Kg.

Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin, MSi didampingi Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko dan Kasat Narkoba Polrestabes Medan Kompol Oloan Siahaan serta Kabid Humas Poldasu dalam siaran persnya di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut, Kamis (14/1/2021) siang menyampaikan, Pengungkapan kasus narkoba ini di peroleh dari 2 TKP yakni disalah satu hotel di Jalan SM Raja dan hotel di wilayah Medan Baru dengan mengamankan 4 tersangka berinisial MS (31), ESR (23), RS (20) dan FS (20).


"Dari ke 4 tersangka satu diantaranya diberi tindakan tegas terukur hingga meregang nyawa yakni MS warga Dusun Klampis Utara, Desa Klampisrejo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, karena melakukan perlawanan hingga membahayakan petugas saat diamankan", ujar Kapolda.


Sedangkan tiga tersangka lagi berinisial ESR (23) dan RS (20) yang keduanya merupakan warga Jumpa Glumpang VII, Kelurahan Jeumpa Glumpang VII, Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara serta FS (20) warga Dusun Habib Alwi I, Kelurahan Rambot, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Tenggara ditangkap dalam keadaan hidup.


Untuk barang bukti yang diamankan yaitu 22 bungkus plastik narkoba jenis sabu seberat 1.900 gram dan 25 kg yang di kemas dengan bungkus teh hijau China.


“Saya tegaskan siapapun yang melawan petugas dan membahayakan nyawa petugas saat akan di ringkus harus di lakukan tindakan tegas dan terukur”, tegas Kapolda Sumut. 


Kapolda menambahkan, untuk modus para pelaku menyelundupkan narkotika tersebut di sepatu dan di bungkus dengan teh China. “Tujuannya untuk mengelabui petugas agar bisa lolos dari bandara saat pemeriksaan”, ungkapnya.


Terkait pengungkapan ini, Kapolda Sumut juga menyampaikan peran media sangatlah penting untuk memberikan informasi dan mengedukasi masyarakat tentang bahaya narkotika.


“Tetap berikan kami informasi peredaran narkotika di Sumut, jangan sampai anak-anak kita generasi berikutnya rusak akibat barang haram ini”, harap Kapolda Sumut.


"Atas perbuatannya, ketiga tersangka yang diamankan dalam keadaan hidup dijerat Pasal 114 ayat 2 subs 112 ayat 2 UU RI no 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara", tandas Kapolda Sumut.(kha)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *