Today's Headline

HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Blog Ini

Daerah

Breaking

Kriminal

Politik

Kriminal

Kesehatan

Hiburan

Olahraga

Recent comments

Fashion

News

Food

Sports

Food

Technology

Featured

Videos

Footer Text

Footer Widget 2

Footer 1

Recent News

Popular Posts

Satu dari 2 Perampok di Rumah Go Juk Jung Ditembak, Temannya Kabur



 Medan, (MorisNews) Amran Arianto alias Amrino (32), warga Asrama Koterem TNI AD, Uni Kampung, Kecamatan Medan Belawan, pelaku penyekapan dan perampokan, terpaksa ditembak petugas Polsek Belawan, Selasa (20/3/2018) pagi. Penangkapan Amran dilakukan setelah polisi menerima laporan Go Juk Jung (85) warga Jalan Bengkalis, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan yang disekap dan dirampok pada (10/3) lalu. Informasi diperoleh menyebutkan, perampokan dilakukan Amrino bersama temannya Hari Gunawan yang kini berstatus buron. Saat itu kedua pelaku masuk ke lantai 2 rumah korban dengan memanjat dinding. Kedatangan keduanya secara tak diundang rupanya menimbulkan suara berisik. Alhasil, Go Juk Jung pun mencoba mencari tahu dan naik ke lantai 2 dengan membawa menggunakan senter untuk mengecek suara tersebut. Tiba di situ, korban yang berpapasan dengan Amran dan Hari langsung ditangkap oleh kedua pelaku. Tangan Go Juk kemudian diikat dan mulutnya disumpal. Setelah itu, kedua pelaku leluasa mengambil sejumlah uang milik korban yang ada di kamar. Usai beraksi, diketahui Gojuk kehilangan uang sejumlah Rp10 juta dan perhiasan. Peristiwa perampokan itu kemudian dilaporkan Go Juk ke Polsek Belawan. Berdasarkan laporan itu, pihak kepolisian melakukan penyelidikan di lapangan. Akhirnya identitas pelaku diketahui, dengan gerak cepat polisi menangkap satu pelaku, Amran ditangkap di sekitaran rumahnya di Asrama Koterem TNI AD. Selanjutnya petugas membawa Amran untuk menunjukkan alamat rumah temannya Hari Gunawan. Namun, saat akan ditangkap, Hari Gunawan berhasil kabur. Kesempatan itu dimanfaatkan Amran untuk berusaha kabur. Akhirnya polisi terpaksa melepaskan tembakan untuk melumpuhkan Amran dengan menembak kaki kirinya. Amrino kemudian diboyong ke RSU TNI AL untuk mendapatkan perawatan. Kanit Reskrim Polsek Belawan, Iptu B Sebayang membenarkan peristiwa itu. “Kita tembak karena mau kabur, kita juga masih mengejar temannya yang statusnya DPO. Kini, pelaku sudah mendapat perawatan medis telah kita amankan di sel untuk menjalani hukuman,” kata B Sebayang (Tikha)

Amran Arianto alias Amrino (32), warga Asrama Koterem TNI AD, Uni Kampung, Kecamatan Medan Belawan, pelaku penyekapan dan perampokan, terpaksa ditembak petugas Polsek Belawan, Selasa (20/3/2018) pagi. Penangkapan Amran dilakukan setelah polisi menerima laporan Go Juk Jung (85) warga Jalan Bengkalis, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan yang disekap dan dirampok pada (10/3) lalu. Informasi diperoleh menyebutkan, perampokan dilakukan Amrino bersama temannya Hari Gunawan yang kini berstatus buron. Saat itu kedua pelaku masuk ke lantai 2 rumah korban dengan memanjat dinding. Kedatangan keduanya secara tak diundang rupanya menimbulkan suara berisik. Alhasil, Go Juk Jung pun mencoba mencari tahu dan naik ke lantai 2 dengan membawa menggunakan senter untuk mengecek suara tersebut. Tiba di situ, korban yang berpapasan dengan Amran dan Hari langsung ditangkap oleh kedua pelaku. Tangan Go Juk kemudian diikat dan mulutnya disumpal. Setelah itu, kedua pelaku leluasa mengambil sejumlah uang milik korban yang ada di kamar. Usai beraksi, diketahui Gojuk kehilangan uang sejumlah Rp10 juta dan perhiasan. Peristiwa perampokan itu kemudian dilaporkan Go Juk ke Polsek Belawan. Berdasarkan laporan itu, pihak kepolisian melakukan penyelidikan di lapangan. Akhirnya identitas pelaku diketahui, dengan gerak cepat polisi menangkap satu pelaku, Amran ditangkap di sekitaran rumahnya di Asrama Koterem TNI AD. Selanjutnya petugas membawa Amran untuk menunjukkan alamat rumah temannya Hari Gunawan. Namun, saat akan ditangkap, Hari Gunawan berhasil kabur. Kesempatan itu dimanfaatkan Amran untuk berusaha kabur. Akhirnya polisi terpaksa melepaskan tembakan untuk melumpuhkan Amran dengan menembak kaki kirinya. Amrino kemudian diboyong ke RSU TNI AL untuk mendapatkan perawatan. Kanit Reskrim Polsek Belawan, Iptu B Sebayang membenarkan peristiwa itu. “Kita tembak karena mau kabur, kita juga masih mengejar temannya yang statusnya DPO. Kini, pelaku sudah mendapat perawatan medis telah kita amankan di sel untuk menjalani hukuman,” kata B Sebayang

Sumber: http://news.metro24jam.com/read/2018/03/21/54597/satu-dari-2-perampok-di-rumah-go-juk-jung-ditembak-temannya-kabur
Follow Twitter @Metro24Jamcom dan FB http://fb.com/metro24jamcom

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *