Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

  


 Medan - Polisi berhasil mengungkap kasus perampokan disertai pembunuhan driver taksi online M. Idris (42) yang jasadnya dibuang pelaku di pinggir Jl. Speksi Kanal, Kel. Titi Kuning, Kec. Medan Johor, pada Rabu (1/12/2021) sekira pukul 01.35 WIB.



Dalam keterangan persnya Kamis sore (2/12/2021), Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko didampingi Kasat Reskrim Kompol Dr. M. Firdaus
menyampaikan, pelaku adalah Indra Gunawan Lubis alias Indra (43) warga jalan Persamaan Gg. Buntu, Kel. Siti Rejo II, Kec. Medan Amplas.


'Selain itu, petugas juga menyita barang bukti satu unit mobil Daihatsu Sigra BK 1193 GY, sandal dan sepatu milik korban, baju korban, dan topi pelaku", jelas Kombes Riko.


Kombes Riko menambahkan, Kronologis penangkapan pada hari Kamis tanggal 2 Desember 2021 sekitar pukul 04.00 WIB, personel gabungan Jatanras Polda Sumut, Polrestabes Medan dan Polsek Delitua melakukan penyelidikan di lapangan terkait kasus pembunuhan, dan mendapatkan informasi pelaku yang melakukan. Pembunuhan bernama IGL sedang berada di warnet seputaran simpang HM Joni Medan. Dengan sigap tim gabungan bergerak menuju ke TKP. Dan langsung mengamankan pelaku. Setelah dilakukan interogasi bahwa pelaku mengakui perbuatannya dan menceritakan kronologis kejadiannya. 


Selanjutnya petugas melakukan pengembangan dan bergerak ke rumah Santos untuk menyamakan keterangan pelaku, di mana pelaku menyatakan Santos yang memesan grab untuknya (pelaku). Pada saat petugas tiba di dekat perumahan Santos di kawasan Sunggal Kanan, tiba – tiba pelaku beralasan mau buang air kecil, saat mau diturunkan dari mobil pelaku melawan anggota dan berupaya merampas senjata api anggota, kemudian anggota memberikan tembakan peringatan sebanyak 3 kali, namun pelaku tidak mengindahkan peringatan tersebut, lalu petugas memberikan tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku. 


“Pelaku tersungkur dan petugas segera membawa pelaku ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapatkan pertolongan pertama, namun sampai di rumah sakit tersebut pelaku dinyatakan tidak bernyawa", ucap Kombes Riko.


Seperti diketahui, kejadian perampokan disertai pembunuhan tersebut terungkap pada hari Rabu tanggal 1 Desember 2021 sekitar pukul 02.00 WiB di seputaran Jalan Speksi Kanal, Kecarmatan Medan Johor, yang mana  pencari barang bekas melihat satu unit mobil melintas dengan cepat di lokasi. Selanjutnya, sekitar 150 meter tiba-tiba mobil berputar arah.


Pintu samping mobil terbuka dan terlihat 3 orang berada di dalam mobil mencampakkan korban ke pinggir jalan dan langsung tancap gas meninggalkan lokasi. (K)

Leave A Reply

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.