Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

 


 Medan - Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. RZ Panca Putra Simanjuntak, MSi memimpin press realese akhir tahun 2021 bertempat di Aula Tribrata Mapolda Sumut, pada Kamis (30/12/2021). 


Selain Kapoldasu kegiatan turut dihadiri Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin, Kajatisu, Kabinda Sumut, Kepala BNNP Sumut, Wakapoldasu Brigjen Dadang Hartanto dan PJU Polda Sumut serta sejumlah awak media.


Dalam keterangan persnya Kapolda Sumut menyampaikan tentang situasi Kamtibmas di Sumut dan hasil kegiatan Polres jajaran Polda Sumut selama 2021. 


Kapolda mengatakan dalam kurun waktu setahun, Polda berhasil mengungkap dan menyelesaikan perkara untuk berbagai jenis kejahatan sebesar 76% dibanding pada 2020. 


"Beberapa kasus menonjol seperti kasus perampokan toko emas di Simpang Limun, penembakan wartawan Simalungun serta sejumlah kasus atensi masyarakat lainnya yang dituntaskan berkat kerja keras serta dukungan masyarakat bersama rekan-rekan media", ujarnya. 


Orang nomor satu di Mapoldasu itu juga mengungkap bahwa penanganan kasus narkotika pada 2021 mengalami peningkatan dibanding di 2020. Polda Sumut telah menuntaskan 6.098 kasus dengan 7.708 tersangka yang diamankan. 


Selain itu, Ditresnarkoba Polda Sumut juga melakukan pendekatan 'Restorative Justice' yang diberikan kepada 520 tersangka yang direhabilitasi atas 186 kasus. 


"Sama-sama kita berantas permasalahan narkotika. Tidak ada tempat bagi para pelaku kejahatan tersebut. Saya minta para rekan media membantu mengedukasi ke masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan narkotika agar jangan sampai lebih banyak generasi muda yang menjadi korban", paparnya.


Kapolda juga menyampaikan terimakasih kepada masyarakat atas pelaksanaan pemilihan kepala desa di 7 Kabupaten/Kota yang berjalan dengan aman, damai dan kondusif. Hal itu berkat dukungan seluruh pihak yakni unsur TNI-Polri, stake holder terkait dan masyarakat Sumut. 


Soal penanggulangan covid-19, menurutnya, saat ini jumlah masyarakat yang terkonfirmasi covid-19 mengalami penurunan drastis. 


Namun, tambahnya, masyarakat tidak boleh lengah karna covid-19 masih ada disekitar kita. Ia mengatakan wilayah Sumut dalam pencapaian vaksinasi sudah 75,35%. Walau begitu, masih ada 4 kabupaten yang harus mengejar capaian vaksinasi diatas 70%. 


"Harus bersama-sama bergandengan tangan mencegah penyebaran covid-19. Kini seluruh wilayah Sumut masuk dalam Level PPKM I dan II. Penentuan level ini selain dari jumlah masyarakat juga dari terkonfirmasi pencapaian vaksinasinya", jelas Kapolda. 


Memasuki pergantian tahun, sambungnya, ada 9 lokasi yang menjadi perhatian khusus yaitu Lapangan Merdeka, Kampung Madras, Istana Maimun, Petronas, Cemara Asri, Komplek MMTC Pancing, Citraland, Komplek Johor J-City dan Ringroad. 


"Kita akan batasi pergerakan masyarakat di 9 lokasi tersebut. Mulai pukul 19.30 Polrestabes Medan didukung unsur TNI akan menerapkan sistem ring di daerah yang menjadi atensi. Tidak perlu merayakan pesta kembang api dan tidak ada kerumunan. Semua harus mematuhi protokol kesehatan", tegasnya. 


Polri didukung TNI dan stake holder terkait akan melakukan langkah-langkah yaitu dengan mengimbau masyarakat untuk tidak berpergian pada malam tahun baru ditengah pandemi covid-19. 


"Apalagi saat ini muncul varian baru 'Omicron' yang semakin ramai ditengah masyarakat. Kita harus sama-sama mewaspadainya", tandasnya.


Pantauan dilokasi usai pelaksanaan press rilis akhir tahun, Polda Sumut melakukan pemusnahan sejumlah barang bukti narkoba, sebagai bentuk komitmen terhadap pemberantasan narkoba.(kha)

Leave A Reply

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.